APAKAH KAMU PERLU KEBIJAKSANAAN?


1.    “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, —yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit—, maka hal itu akan diberikan kepadanya.” (Yak 1:5 TB)

2.    “Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan-Nya untuk menghimpun dan menimbun sesuatu yang kemudian harus diberikannya kepada orang yang dikenan Allah.” (Pkh 2:26 TB)

3.    “Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,” (Ams 3:13 TB)

4.    "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."” (Yes 2:3 TB)

5.    “Orang yang bijak hati disebut berpengertian, dan berbicara manis lebih dapat meyakinkan.” (Ams 16:21 TB)

6.    “Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."” (Yoh 8:12 TB)

7.    “Orang yang jahat tidak mengerti keadilan, tetapi orang yang mencari TUHAN mengerti segala sesuatu.” (Ams 28:5 TB)

8.    “Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,” (Ams 2:6-7 TB)

9.    “Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.” (Mzm 16:7 TB)

10.   “Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan—” (Ams 1:5 TB)

11.    “Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.” (1Yoh 5:20 TB)

12.    “Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.” (Ams 9:10 TB)

13.   “Siapa memperoleh akal budi, mengasihi dirinya; siapa berpegang pada pengertian, mendapat kebahagiaan.” (Ams 19:8 TB)

14.   “Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain.” (1Kor 2:14-15 TB)

15.   “Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” (Ams 3:6 TB)

16.   “Kebijaksanaan adalah sumber kebahagiaan hidup orang berbudi; orang bodoh disiksa oleh kebodohannya sendiri.” (Ams 16:22 BIS)

17.   “Tetapi pada Allahlah hikmat dan kekuatan, Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian.” (Ayb 12:13 TB)

18.   “Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat.” (Ams 10:31 TB)

19.   “Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.” (1Kor 2:10 TB)

20.   “Orang yang percaya kepada-Nya tidak akan dikecewakan."” (1Ptr 2:6 BIS)